Tiga Member Putuskan Untuk Keluar dari Grup, LATENCY Kini Tersisa Satu Anggota
--
MIDO ASCOMAXX – Saat ini, grup idola wanita LATENCY hanya tersisa satu anggota, yaitu Heeyeon. Sebelumnya, tiga anggota lainnya, yaitu ZZONE (mantan anggota cignature, Jeewon), Haeun (mantan anggota cignature, Ye Ah), dan Semi (mantan anggota cignature), telah resmi keluar dari grup pada 14 Agustus.
Grup yang debut pada Januari 2026 di bawah naungan Oddinary Records ini awalnya terdiri dari lima anggota, termasuk mantan anggota cignature dan LOONA.
Sebelumnya, Hyunjin (mantan anggota LOONA dan Loossemble) telah lebih dulu keluar dari LATENCY pada Mei 2026 karena alasan kesehatan, saat itu hanya dua bulan semenjak debut grup.
Kini, tiga anggota lainnya—ZZONE, Haeun, dan Semi—juga telah mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan Oddinary Records melalui kesepakatan bersama.
Ketiga mantan anggota LATENCY ini juga membagikan surat tulisan tangan kepada para penggemar, mengungkapkan kesedihan dan penyesalan mereka.
Dengan hanya tersisa Heeyeon sendirian, masa depan LATENCY masih belum jelas, karena agensi belum memutuskan apakah grup wanita tersebut akan merekrut anggota baru.
Oddinary Records mengumumkan bahwa Heeyeon akan tetap terikat kontrak dengan perusahaan dan terus beraktivitas sebagai artis. Pada 14 Agustus, Haeun juga menulis dan mengunggah surat untuk para penggemarnya secara pribadi melalui media sosialnya.
“Sungguh sulit dan berat bagi saya untuk menyampaikan berita ini,” tulis aktris tersebut.
Ia bahkan menyatakan bahwa sebenarnya ia berharap dapat terus berdiri di atas panggung, mengejar mimpi bersama para penggemar, serta tumbuh bersama mereka dalam waktu yang lebih lama.
“Melalui LATENCY, impianku untuk menjadi penyanyi yang sempat kupikir sudah berakhir kembali berkobar dan akhirnya terwujud. Aku benar-benar sangat bahagia,” lanjut Haeun.
“Justru karena kalian selalu mendampingiku dan mendukungku dengan tulus, hal ini justru membuatku merasa lebih bersalah karena harus menyampaikan kabar ini,” lanjutnya.
Keputusan Haeun untuk mundur tentu saja diambil setelah pertimbangan yang matang dan diskusi panjang dengan agensi. Ia tidak hanya mengungkapkan perasaan berat di hatinya saat meninggalkan grup, tetapi juga menambahkan bahwa LATENCY telah menjadi tempat di mana ia dapat menunjukkan jati dirinya yang paling sejati.