Makin Seru! Baca Manhua Hunting Game Chapter 85 Bahasa Indonesia, Ye Qing Mau Dibawa Ke Mana?
--
MIDO ASCOMAXX – Jangan terlewat chapter baru Hunting Game Chapter 85 bahasa Indonesia yang sudah kamu tunggu-tunggu. Simak informasi di bawah ini biar nggak penasaran kelanjutan kisahnya!
Manhua merupakan komik atau novel grafis asal Tiongkok, Hongkong, atau Taiwan yang umumnya berbahasa Mandarin. Manhua sering kali memiliki desain visual yang lebih tajam, dengan illustrasi yang detail dan realistis.
Manhua menjadi salah satu hiburan publik saat ini karena memiliki genre yang sangat beragam dengan cerita yang menantang dan mendebarkan. Manhua sering kali mengangkat genre bela diri, fantasi, sejarah dan budaya Tiongkok.
Nah, salah satunya adalah Manhua favoritmu! Baca artikel ini sampai habis untuk dapatkan informasi lengkap tentang Hunting Game !
Sinopsi Manhua Hunting Game
Hunting Game merupakan salah satu komik karya Nill dan Cut komikus asal Tiongkok. Perilisan pertamanya di Tencent Comics langsung banjir pembaca dan pujian hingga saat ini. Bukan hanya di Tiongkok, Manhua ini juga meledak di seluruh penjuru dunia. Kesuksesan Hunting Game disebabkan karena penyajian visual yang menarik, dan juga cerita yang unik dan seru.
Hunting Game bercerita tentang kehiudpan Ye Qing yang bertemu dengan seorang pria yang menjadi hatinya.
Baca juga: Gawat, Pasukan Semakin Terkepung! Baca Manga Chained Soldier Chapter 184 Scan Indonesia GRATIS
"Bu Guru, aku tahu rahasiamu. Orang yang diam-diam kamu cintai itu ayahku, kan? Kalau kamu mau aku merahasiakannya... jadilah kekasihku saja."
Kalimat ini benar-benar mengacaukan kehidupan Ye Qing. Ketika Ye Qing berusia 19 tahun, ia menyukai guru lesnya. Setelah menghadiri pernikahan sang guru, ia mengubur perasaannya itu diam-diam di dalam hatinya.
18 tahun kemudian, ketika emosi yang selama ini terpendam itu terungkap, Ye Qing terpaksa terjebak dalam permainan emosional yang rumit bersama putra dari orang yang ia sukai. Berhadapan langsung dengan pria yang lebih muda namun lebih dominan itu, Ye Qing tak punya pilihan selain mengikuti alurnya...