Friday 8th of May 2026
×

Link Baca Manga Classroom of the Elite Full Chapter Bahasa Indonesia, Kisah Iyotaka Ayanokōji Berusaha Mencari Tahu Kebenaran Kelas Paling Bermasalah

Link Baca Manga Classroom of the Elite Full Chapter Bahasa Indonesia, Kisah Iyotaka Ayanokōji Berusaha Mencari Tahu Kebenaran Kelas Paling Bermasalah

--

MIDO ASCOMAXX– Manga baru sudah rilis! baca Classroom of the Elite Full chapter dan sudah ada sub Indonesia yang siap kamu baca. Simak informasi di bawah ini biar nggak penasaran! 

Manga adalah komik atau novel grafis asal Jepang. Tentunya, mangan tidak kalah populer dengan pesaing dari negara lain seperti Korea Selatan dan China. Yang berbeda dari manga adalah, biasanya novel grafis ini disuguhkan dalam warna hitam putih dengan tokoh karakter yang memiliki mata besar. Selain itu, cara baca manga cukup berbeda, yaitu pembaca perlu membacanya dari kanan ke kiri.


Nah, salah satunya adalah Manga favoritmu! Baca artikel ini sampai habis untuk dapatkan informasi lengkap tentang Classroom of the Elite!

Baca juga: Nonton Classroom of the Elite Season 4 (2026) Episode 11 Subtitle Indonesia, Sistem Ujian Baru Perketat Persaingan Antar Kelas 1 dan 2

Baca juga: Link Nonton Classroom of the Elite Season 4 (2026) Episode 10 Sub Indonesia, Murid Baru Dari White Room Datang Dengan Misi Mengeluarkan Ayanokoji

Baca juga: Link Nonton Film SCISSORS (2026) Bahasa Indonesia Tayang di Vivamax, Film Thriller Dewasa Penuh Konflik dan Ketegangan Obsesi Seorang Perempuan

Sinopsis Manga Classroom of the Elite

Classroom of the Elite merupakan salah satu komik karya Shōgo Kinugasa komikus asal Jepang. Perilisan pertamanya di 2016 langsung banjir pembaca dan pujian hingga saat ini. Bukan hanya di Jepang, Manga ini juga diminati di seluruh penjuru dunia. Kesuksesan Classroom of the Elite disebabkan karena illustrasi yang menarik, dan juga cerita yang unik dan seru.

Classroom of the Elite berkisah tentang Iyotaka Ayanokōji. Ia telah mendaftar di Advanced Nurturing High School, di mana katanya 100% siswanya dapat melanjutkan ke perguruan tinggi atau mendapatkan pekerjaan. Namun, dia berakhir di kelas 1-D, yang penuh dengan anak-anak bermasalah di sekolah tersebut.

Setiap bulan, sekolah memberikan poin kepada para siswa dengan nilai uang tunai sebesar 100.000 yen, dan kelas-kelasnya menerapkan kebijakan laissez-faire di mana berbicara, tidur, dan bahkan menyabotase diperbolehkan selama kelas berlangsung. Satu bulan kemudian, Ayanokōji, Horikita, dan para siswa Kelas D mempelajari kebenaran dari sistem yang berlaku di sekolah mereka.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST